204 views

Jul 05 2008

4 Pemain Ikuti “Launching” LSI

Tidak Akan Mengganggu Persiapan Persib Hadapi Pertandingan Pertama

BANDUNG, (PR).-
Empat pemain Persib Nova Arianto, Maman Abdurahman, Hariono, dan Nyeck Nyobe terpaksa absen latihan bersama Persib di lapangan sepak bola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jln. Setiabudhi, Jumat (4/7). Mereka bertolak ke Jakarta untuk melakukan persiapan menghadapi pertandingan launching Liga Super Indonesia (LSI) 2008.

Pada partai yang akan berlangsung Minggu (6/7) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut, akan dipertandingkan tim pemain lokal Indonesia berhadapan dengan pemain asing yang merumput di Indonesia.

Satu pemain lagi yang absen dalam tes kemarin adalah Rafael Alves Bastos. Ketidakhadiran skuad asing Persib yang baru ini, lantaran ia sedang melakukan tes fisik di Jakarta sebagai persyaratan bagi pemain yang akan turut berlaga di LSI 2008. Latihan kemarin juga tidak didampingi pelatih Jaya Hartono, karena sedang mengikuti workshop pelatih kepala yang diselenggarakan BLI di Ja karta.

Menurut asisten pelatih Persib Yusuf Bachtiar, awalnya BLI hanya meminta Nova dan Nyeck untuk berlaga di pertandingan launching tersebut. Namun, kemudian BLI kembali memanggil dua skuad Persib yaitu Maman dan Hariono. “Pertimbangannya apa, saya tidak tahu, itu penilaian mereka,” katanya.

Yusuf memastikan, kepergian tersebut tidak akan mengganggu timnya dalam persiapan menghadapi pertandingan pertama 13 Juli nanti. “Mudah-mudahan Senin pagi sudah bisa berlatih kembali,” ujarnya.

Senada dengan pelatih kepala Jaya Hartono yang dihubungi “PR” lewat telefon, semalam. “Tidak apa-apa. Minggu pertandingan sudah selesai. Setidaknya Senin sore mereka sudah bisa kembali latihan lagi. Masih banyak waktu untuk latihan tim secara utuh,” kata Jaya.

Jumat sore, skuad Persib menjalani serangkaian tes fisik untuk mengetahui perkembangan kondisi fisik mereka, selama berlatih di lapangan sepak bola UPI Bandung. Tes tersebut untuk menilai kecepatan, kelincahan, dan kekuatan tungkai. “Selain latihan teknik, mereka juga melakukan tes fisik untuk mengetahui kemampuan fisik mereka,” kata pelatih fisik Persib Entang Hermanu.

Kecepatan diukur dengan melakukan sprint sepanjang 20 meter. Masing-masing melakukannya dua kali. Satu kali dengan aba-aba dan satu kali tanpa aba-aba. “Ini untuk menilai reaksinya. Apakah reaksinya cepat atau tidak, katanya.

Kelincahan diukur dengan lari zig-zag. Kelincahan yang baik diukur dengan catatan waktu yang singkat. Sedangkan kekuatan tungkai diukur, dengan melompat tiga kali dengan menggunakan satu tungkai saja.

Entang belum bisa memberikan penilaian tes fisik kemarin. Hasilnya masih akan dibandingkan dengan hasil tes fisik sebelumnya, yang dilakukan pertengahan April lalu. “Nanti, bisa dilihat apakah ada perkembangan dari yang kemarin dengan yang sekarang,” ujarnya.

Sabtu ini, skuad Persib menjalani tes untuk mengukur VO2 max. Setiap pemain akan melakukan lari selama 15 menit.

Published by hevi.fauzan at 7:47 under Local News

Related Post

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :