Jul 23 2008
Benahi Lini Belakang & Tengah
BANDUNG, (PR).-
Pemain belakang dan tengah menjadi fokus evaluasi Pelatih Jaya Hartono dari laga kedua Persib saat menghadapi Persija, di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (20/7). Kekurangdisiplinan pemain dalam menjaga posisi menjadi sorotan utama pelatih asal Jawa Timur itu.
“Dari tiga gol Persija ke gawang Persib, hampir semua terjadi karena pemain belakang terlambat kembali ke posisi. Akibatnya, lawan sudah terlanjur melepaskan serangan dan gol pun tidak bisa dihindarkan,” ujar Jaya di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Selasa (22/7).
Selain itu, Jaya juga mengakui jika pada pertandingan Minggu malam itu lini tengah Persib kalah dari Persija. Itu juga terjadi karena gelandang Persib terlambat turun untuk membuat organisasi pertahanan.
“Mungkin pemain terlanjur percaya diri dengan gol cepat Zaenal Arif. Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya, yang jelas organisasi pertahanan Persib saat melawan Persija jauh di bawah performa Persib waktu menjamu Persela,” ujarnya.
Kondisi itu, menurut dia, bertolak belakang saat menghadapi Persija. Lini tengah terbuka, hingga lawan bisa langsung masuk ke jantung pertahanan. Jaya menilai, dari segi ini bukan strategi yang menjadi masalah namun kedisiplinan.
“Ini menjadi catatan penting untuk menghadapi Persipura. Bagaimanapun, yang akan kita hadapi untuk dua pertandingan tandang selanjutnya adalah tim kuat. Semua pemain harus disiplin dan tidak boleh lengah, khususnya di sepertiga lapangan terakhir,” ujar Jaya.
Menilik hasil pertandingan kedua Persib, Jaya tidak menampik kemungkinan untuk melakukan rotasi pemain saat menapaki tur Papua.
Cedera Chandra
Sementara itu, bek kiri Persib, Chandra Yusuf akan menjalani reposisi tulang di Rumah Sakit Halmahera, pukul 14.00 WIB. Penanganan medis itu harus dijalani Chandra, menyusul cedera retak tulang hasta tangan kanan yang menderanya pada latihan Selasa pekan lalu.
“Cedera Chandra bisa saja sembuh sendiri tanpa dilakukan reposisi. Akan tetapi, nantinya telapak tangan Chandra akan terkunci dengan posisi seperti tangan wayang,” ujar dokter tim Persib, dr. Ia Kurnia di Mes Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Selasa (22/7).
Tulang yang retak mengalami pergeseran dan menekan persendian pergelangan tangan. Akibatnya, ruang untuk pergerakan pergelangan tangan terkunci. Telapak tangan pun tidak bisa digerakkan jika posisi tulang tidak dikembalikan ke tempat semula.
Diakui dr. Ia, jika kondisi tulang Chandra tidak mengalami keretakan, bisa saja pemain muda Persib itu menyembuhkan melalui media pengobatan alternatif. Namun permasalahannya, tulang Chandra mengalami keretakan sehingga perlu penanganan khusus.
“Oleh karena itu, mengapa dia harus direposisi di rumah saki spesialis tulang. Hal ini telah dijelaskan kepada Chandra dan keluarga. Chandra akan menjalani one day surgery. Dia bisa langsung pulang setelah mendapatkan penanganan medis,” kata dr. Ia.
Setelah menjalani reposisi tulang, menurut dr. Ia, setidaknya Chandra harus beristirahat satu sampai satu setengah bulan untuk pemulihan. “Waktu tadi saya tanya tentang kabarnya, Chandra mengaku sudah lebih baik. Dia sudah mencoba latihan ringan, tetapi tangannya terasa ngilu,” kata dr. Ia menegaskan. (A-150)***
Related Post |
Leave a Reply







