45 views

Jul 21 2008

Bukan Akhir Segalanya

BANDUNG, (PR).-
Kekalahan Persib dari Persija 2-3 bukan akhir dari segalanya perjalanan “Pangeran Biru” di Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Kompetisi masih panjang dan tersisa 32 pertandingan lagi. Untuk itu, Persib masih memiliki kesempatan untuk bangkit kembali.

“Semua pasti kecewa dengan hasil ini. Tapi, kompetisi masih panjang. Kekalahan ini akan menjadi koreksi bagi tim pelatih untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan dalam tim,” ujar manajer Persib, H. Jaja Soetardja seusai pertandingan, Minggu (20/7).

Jaja mengakui mental pemain Persib menurun tajam dibandingkan dengan saat berhadapan dengan Persela. Bahkan, Jaja menilai ada pemain yang malam itu pada titik penampilan terburuk. Ia menyebut Hilton Moreira sedang offday.

“Saat melawan Persela dia main bagus sekali. Namun, tadi menurun sekali. Terus terang mental pemain tertekan, sehingga tidak bisa main lepas,” ujarnya.

Ketika Persib membuat gol cepat melalui Zaenal Arif, pemain menjadi lengah. Mereka seakan merasa bisa menang dengan mudah, sehingga konsentrasi pada permainan hilang ketika Persija bisa bangkit. Untuk itu, Jaja berharap semua pemain bisa mengoreksi diri, sehingga ke depan kesalahan-kesalahan seperti itu tidak perlu terjadi lagi.

Jaja juga secara sportif memuji pemain Persija memiliki mental tempur. Mereka bermain konsisten selama 90 menit. Di lain pihak, penampilan Persib di bawah form.

Wakil manajer Persib, H. Umuh Muchtar, di hadapan pemain meminta Eka Ramdani dkk. tidak larut dalam kekecewaan. Persib masih akan bertanding kembali, sehingga semua harus konsentrasi. “Lupakan kekalahan. Pertandingan berikutnya harus bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Umuh juga mengingatkan dalam pertemuan pemain dan ofisial sebelum pertandingan, semua bisa konsentrasi penuh. “Jangan ada lagi yang memainkan handphone. Semua handphone harus dimatikan,” ujarnya.

Ketua Umum Persib Dada Rosada menerima kekalahan “Pangeran Biru” atas Persija Jakarta. “Semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk semuanya,” ujarnya.

Ia menilai pada awal pertandingan skuad Persib menunjukkan permainan yang bagus sebagaimana melawan Persela Lamongan. “Tapi kan sekarang lawannya beda. Persija lebih tangguh dibandingkan Persela,” katanya.

Pelatih Jaya Hartono sempat mengutarakan permohonan maaf kepada manajemen Persib atas kekalahan itu. Namun, dia berharap pemain tidak patah semangat. Sebagai pemain profesional, diharapkan mereka bisa cepat bangkit lagi karena Persib akan menjalani partai tandang melawan Persipura dan Persiwa Wamena.

Dialog

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berjanji akan segera menggelar dialog panjang dengan bobotoh untuk membuat komitmen bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa yang akan datang.

“Ini pertama kalinya saya menonton Persib di stadion. Saya paham, bobotoh kecewa. Akan tetapi, alangkah lebih baik jika kekecewaan itu tidak diejawantahkan dalam bentuk tindakan destruktif. Lebih baik, kekecewaan itu dijadikan motivator untuk mendorong kemajuan,” katanya.

Kendati demikian, ia mengaku tidak sepenuhnya menyalahkan kejadian tersebut kepada bobotoh. Ia hanya mengimbau agar bobotoh mampu menahan diri terhadap bentuk stimulus dari luar, termasuk kepemimpinan wasit di lapangan. (A-65/A-150/CA-170)***

Published by hevi.fauzan at 6:04 under Local News

Random Posts

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :