Jul 14 2008
Dada Memberikan Bonus Khusus
“Bobotoh” Sempat Menodai Pertandingan dengan Petasan
BANDUNG, (PR).-
Sukses meraih kemenangan pada laga pertama melawan Persela di Liga Super Indonesia (LSI) 2008 kemarin, Eka Ramdani dkk. mendapat bonus tambahan Rp 50 juta. Bonus ini dari pribadi Ketua Umum Persib H. Dada Rosada dan Wakil Manajer H. Umuh Muchtar, masing-masing Rp 25 juta.
Dada mengatakan, bonus ini semata-mata untuk lebih memacu semangat para pemain karena telah bermain gemilang dan meraih kemenangan di laga perdana. Terlebih lagi, Persib bisa mencetak lima gol.
“Permainan tim Persib hari ini bagus sekali. Saya sangat puas. Bobotoh dan masyarakat Kota Bandung juga pasti puas melihat penampilan Persib,” ujar Dada, yang disambut tepuk tangan pemain dan ofisial Persib.
Namun, Dada mengingatkan agar Eka Ramdani dkk. tidak cepat puas dengan hasil melawan Persela. Persib kembali akan berhadapan dengan Persija, Minggu (20/7). “Pangeran Biru” diharapkan bisa memperoleh hasil yang sama. “Minimal harus sama, bahkan kalau bisa hasilnya melampaui gol hari ini,” kata Dada memberi semangat.
Untuk para bobotoh Persib yang sempat melanggar peraturan Badan Liga Indonesia (BLI) karena menyalakan petasan, Dada mengimbau agar untuk pertandingan berikutnya, bobotoh bisa bersikap lebih tertib. “Tapi saya bersyukur karena pertandingan bisa dibilang tertib, semoga pertandingan berikutnya bisa sama tertibnya seperti sekarang,” ucap Dada.
Ketua Harian Persib Edi Siswadi juga mengaku puas atas kemenangan telak Persib melawan Persela. “Semua yang melihat pasti setuju, bahwa hari ini Persib bermain memuaskan,” ucap Edi.
Ia mengakui, pada lima menit pertama kick-off dengan lahirnya empat gol membuat kubu Persib tegang. Persib bisa dengan cepat membuat gol, namun Persela juga bisa dengan cepat membalasnya.
“Saya mengkhawatirkan mental pemain menjadi drop. Tapi, mereka justru bisa bangkit untuk membuat gol kembali. Saya salut melihat semangat pemain,” ujarnya.
Oknum “bobotoh”
Sayangnya keberhasilan Persib ini dinodai oleh oknum bobotoh yang masih menyalakan mercon. Padahal, panpel sudah mengingatkan agar bobotoh tidak menyalakan mercon karena hal itu melanggar peraturan.
Selain itu, masih ada oknum bobotoh yang melakukan tindakan tidak terpuji dengan melakukan pelemparan kepada pemain Persela yang akan melakukan tendangan penjuru atau lemparan ke dalam. Padahal, saat itu Persib sudah dalam keadaan unggul.
Dampak dari kejadian itu, tidak menutup kemungkinan panpel Persib bakal mendapat sanksi dari Komdis PSSI. Pasalnya, pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008, aturannya lebih ketat dan sanksi denda cukup berat, termasuk partai usiran tanpa penonton.
Namun, secara keseluruhan penonton cukup tertib. Bahkan, penonton lebih nyaman menyaksikan pertandingan karena tidak terlalu membeludak. (A-65/CA-175/CA-170)***
Related Post |
Leave a Reply







