<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Persib Bandung Football Club</title>
	<atom:link href="http://www.persib.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.persib.net</link>
	<description>International Fansite</description>
	<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 10:08:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Persiba - Persib : 0-0</title>
		<link>http://www.persib.net/persiba-persib-0-0/</link>
		<comments>http://www.persib.net/persiba-persib-0-0/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 10:08:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesian Super League]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/persiba-persib-0-0/</guid>
		<description><![CDATA[Lineup:
Tema Mursadat, Maman Abdurrahman, Nova Arianto, Nyeck Nyobe, Gilang Angga, Hari Salisburi, Hariono, Lorenzo Cabanas, Hilton Moreira, Airlangga Sucipto, Rafael Bastos.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lineup:</p>
<p>Tema Mursadat, Maman Abdurrahman, Nova Arianto, Nyeck Nyobe, Gilang Angga, Hari Salisburi, Hariono, Lorenzo Cabanas, Hilton Moreira, Airlangga Sucipto, Rafael Bastos.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/persiba-persib-0-0/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PKT - Persib : 1-2</title>
		<link>http://www.persib.net/pkt-persib-1-2/</link>
		<comments>http://www.persib.net/pkt-persib-1-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 07:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesian Super League]]></category>

		<category><![CDATA[PKT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[Goals :
Bastos &#8216;2
Airlangga &#8216;37
Tarik El Janaby (Pen) &#8216;80
Players :
Tema, Nova, Maman, Nyeck Nyobe, Gilang Angga (Waluyo), Salisburi (Salim), Hilton, Cabanas, Atep (Siswanto), Bastos, Airlangga.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Goals :</p>
<p><em><strong>Bastos </strong></em>&#8216;2</p>
<p><em><strong>Airlangga </strong></em>&#8216;37</p>
<p>Tarik El Janaby (Pen) &#8216;80</p>
<p>Players :</p>
<p>Tema, Nova, Maman, Nyeck Nyobe, Gilang Angga (Waluyo), Salisburi (Salim), Hilton, Cabanas, Atep (Siswanto), Bastos, Airlangga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/pkt-persib-1-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pictures Persib vs Pelita Jaya</title>
		<link>http://www.persib.net/pictures-persib-vs-pelita-jaya/</link>
		<comments>http://www.persib.net/pictures-persib-vs-pelita-jaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 17:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesian Super League]]></category>

		<category><![CDATA[Pelita Jaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[

More Pictures here&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img  src= "http://farm4.static.flickr.com/3069/2887995183_e99da8430c.jpg"  alt= "Persib Bandung"  width= "472"  height= "302" title="foto persib bandung" /></p>
<p><img  src= "http://farm4.static.flickr.com/3161/2887995179_c93e9acaa7.jpg"  alt= "Pelita Jaya"  width= "472"  height= "302" title="foto persib bandung" /></p>
<p><a href="http://go-persib.com/forum/index.php/topic,1296.0.html">More Pictures here&#8230;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/pictures-persib-vs-pelita-jaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PSMS vs Persib di Semarang</title>
		<link>http://www.persib.net/psms-vs-persib-di-semarang/</link>
		<comments>http://www.persib.net/psms-vs-persib-di-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<category><![CDATA[PSMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/psms-vs-persib-di-semarang/</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG, (PR).-
Laga antara tuan rumah PSMS Medan melawan Persib pada 13 September akan berlangsung di Stadion Jati Diri Semarang. Menurut keterangan Sekretaris Tim Persib Yudianan, pihak Badan Liga Indonesia (BLI) sudah memberikan kabar bahwa laga tersebut berlangsung di Semarang. &#8220;Waktu pertandingan tidak berubah,&#8221; ujar Yudianan di mes Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Rabu (3/9).
Hingga Selasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BANDUNG, (PR).-<br />
Laga antara tuan rumah PSMS Medan melawan Persib pada 13 September akan berlangsung di Stadion Jati Diri Semarang. Menurut keterangan Sekretaris Tim Persib Yudianan, pihak Badan Liga Indonesia (BLI) sudah memberikan kabar bahwa laga tersebut berlangsung di Semarang. &#8220;Waktu pertandingan tidak berubah,&#8221; ujar Yudianan di mes Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Rabu (3/9).</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga Selasa (2/9) sore, Persib belum menerima kabar stadion yang akan digunakan PSMS saat menjamu &#8220;Pangeran Biru&#8221;. Panpel PSMS semula akan memindahkan ke stadion di NAD. Namun, setelah dilakukan verifikasi ternyata infrastruktur stadion tidak memenuhi standar yang ditetapkan BLI. Selain itu, ulama di sana juga menolak ada pertandingan malam hari selama Ramadan.</p>
<p><span id="more-594"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Stadion Teladan Medan yang pada musim lalu menjadi home ground &#8220;Ayam Kinantan&#8221; baru bisa digunakan pada putaran kedua setelah mengalami beberapa perbaikan infrastruktur.</p>
<p style="text-align: justify;">Yudiana mengatakan, rombongan bertolak ke Palembang, Minggu (7/9), dalam persiapan menghadapi Sriwijaya FC, Selasa (9/9). Pada keesokan harinya, rombongan Persib melanjutkan perjalanan ke Semarang menggunakan pesawat via Bandara Soekarno-Hatta. Selesai pertandingan di Semarang, Persib pulang ke Jakarta menggunakan pesawat dan dilanjutkan menggunakan bus ke Bandung.</p>
<p><strong>Gaji pemain</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, terkait keterlambatan pembayaran gaji bulan lalu, Ketua Harian Persib Edi Siswadi, berjanji jika bukan dalam kondisi yang terdesak, kejadian serupa tidak akan terulang pada bulan berikutnya. Namun, ia menilai, kondisi itu masih lebih baik dibanding klub lain.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Klub lain banyak yang kondisi keuangannya lebih parah. Kontrak pun ada yang belum dibayar. Kalau Persib kan gaji juga tidak semua, hanya setengah bulan dan itu pun ada pemain yang sudah menerima penuh. Apalagi, sekarang semua pemain sudah menerima gaji bulan lalu. Mudah-mudahan saja ke depannya keterlambatan seperti ini tidak terulang,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditanya tentang masalah pembayaran denda kartu kuning dan pelanggaran Hariono, Edi mengatakan, pihaknya masih menunggu jawaban dari PSSI perihal surat permohonan keringanan pembayaran denda, yang telah diajukan beberapa waktu lalu. Persib meminta agar PSSI bisa memberikan keringanan, untuk mencicil denda yang jumlahnya mencapai Rp 95 juta. (A-65/A-150)***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/psms-vs-persib-di-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Disiplin di Babak Kedua</title>
		<link>http://www.persib.net/tidak-disiplin-di-babak-kedua/</link>
		<comments>http://www.persib.net/tidak-disiplin-di-babak-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Saat Menurunkan Sebagian Besar Pemain Inti
BANDUNG, (PR).-
Belum semua pemain Persib mampu menerapkan materi latihan dalam pertandingan. Mereka tidak tampil disiplin dalam pertahanan, meski melumat Persib U-21 dengan skor telak 5-0 (4-0) pada uji coba di Stadion Persib Jln. Ahmad Yani Bandung, Rabu (3/9).
Ironisnya, belum disiplinnya dalam menggalang organisasi pertahanan terutama sejak di lini tengah itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat Menurunkan Sebagian Besar Pemain Inti</p>
<p style="text-align: justify;">BANDUNG, (PR).-<br />
Belum semua pemain Persib mampu menerapkan materi latihan dalam pertandingan. Mereka tidak tampil disiplin dalam pertahanan, meski melumat Persib U-21 dengan skor telak 5-0 (4-0) pada uji coba di Stadion Persib Jln. Ahmad Yani Bandung, Rabu (3/9).</p>
<p style="text-align: justify;">Ironisnya, belum disiplinnya dalam menggalang organisasi pertahanan terutama sejak di lini tengah itu terjadi, ketika sebagian besar pemain inti Persib yang ditampilkan di babak kedua. Pada babak pertama yang lebih banyak menurunkan pemain lapis kedua, Persib justru tampil bagus dan dibuktikan dengan mencetak empat gol.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pada babak kedua, organisasi tim masih kurang disiplin saat ditekan. Mobilitas para gelandang dalam menekan lawan yang sedang menguasai bola sangat kurang. Akibatnya, lawan bisa leluasa membangun serangan dan kami hanya bisa mencetak satu gol,&#8221; kata Pelatih Persib Jaya Hartono.</p>
<p style="text-align: justify;">Persib menurunkan dua tim berbeda. Pada babak pertama, Jaya menurunkan tim dengan pola 3-5-2 dengan komposisi Cecep S. (kiper), Edi H., Wildansyah, Maman (belakang), Irwansyah, Gilang, Siswanto, Harri S., Bastos (tengah), Hilton, dan Fabio Lopes (depan).</p>
<p><span id="more-593"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Para gelandang juga menunjukkan keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Hal ini membuat pemain U-21 kesulitan menembus pertahanan Persib.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada menit-menit awal Lopes bahkan sudah mengancam melalui sundulan menyambut umpan Bastos, namun bola masih bisa ditangkap kiper U-21 Cecep Sukandar. Menit ke-8, kaki kanan Lopes membuat Persib unggul melalui tendangan menyusur tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua menit kemudian giliran kompatriot Lopes, Rafael Bastos yang mencetak gol melalui sundulan, memanfaatkan umpan Harri dari sepak pojok.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemain muda Persib Irwan, membuat gol cantik menit ke-21. Mendapatkan sodoran bola dari Siswanto, Irwan menggiring bola ke depan kotak penalti untuk melepaskan tendangan dari jarak 25 meter dengan kaki kirinya. Bola meluncur deras ke gawang Cecep Sukandar.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiga puluh menit pertandingan berjalan, stamina para pemain Persib yang menerapkan pressing ketat mulai menurun. Hal ini membuat anak-anak asuh Indra Thohir bisa keluar menekan. Namun, melalui serangan balik, Persib justru kembali menambah gol. Menyambut sepak pojok Harri, Lopes mengarahkan bola ke mulut gawang. Bola yang hampir ditangkap kiper disundul Irwan, 4-0.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum pertandingan berakhir, sebenarnya Persib bisa menambah keunggulan jika saja Bastos bisa mengeksekusi penalti. Namun, bola masih bisa ditepis Cecep.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyaknya gol pada babak pertama diakui Jaya, karena para pemain dengan disiplin melakukan pergerakan tanpa bola. &#8220;Mobilitas mereka juga membuat lawan tidak bisa leluasa bergerak,&#8221; kata Jaya.</p>
<p><strong>Permainan individu</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pressing ketat itulah yang dinilai Jaya tidak diterapkan pemain Persib setelah istirahat. Para pemain lebih banyak menunjukkan permainan individu dan longgar dalam menjaga lawan. Pada babak kedua, Persib berganti tim dengan komposisi, Edi K., (kiper), Nyeck, Nova, Waluyo (belakang), Hariono, Eka, Cabanas, Suwita, Salim (tengah), Airlangga dan Arif (depan). Pertandingan babak kedua berjalan relatif seimbang dengan hanya tercipta satu gol. Cabanas menjebol gawang U-21 yang dijaga Dedi Arianto menit ke-52 melalu tendangan first time menyambut umpan silang Haryono.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah itu, U-21 juga banyak merepotkan pertahanan Persib. Agresivitas salah seorang pemain U-21 Asep Maulana, bahkan memaksa Nova melakukan tackling keras yang berbuah kartu kuning.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, pelatih Persib U-21, Indra Tohir menyatakan anak asuhnya sudah tampil cukup baik melawan seniornya. Banyaknya gol pada babak pertama, kata Indra, terjadi karena pemain Persib menerapkan organisasi bertahan dan menyerang dengan seimbang. Tapi, hal itu terjadi karena tim pada babak pertama bukanlah tim inti Persib U-21.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Persib memang sudah menampilkan permainan cukup baik. Tapi, pada babak kedua kami bisa mengimbangi karena tim yang bermain adalah tim inti yang memang dipersiapkan untuk kompetisi,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain melalui uji coba, Persib juga akan tetap menggelar latihan untuk persiapan bertandang ke markas Sriwijaya FC di Palembang. Kamis ini dan Jumat besok, Persib akan melakukan latihan malam hari di Stadion Siliwangi, Jln. Lombok Bandung. Latihan akan dimulai setelah salat Tarawih, pukul 20.30 WIB. (CA-168)***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/tidak-disiplin-di-babak-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Persib Minta Izin Pertandingan dengan Penonton</title>
		<link>http://www.persib.net/persib-minta-izin-pertandingan-dengan-penonton/</link>
		<comments>http://www.persib.net/persib-minta-izin-pertandingan-dengan-penonton/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:43:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/persib-minta-izin-pertandingan-dengan-penonton/</guid>
		<description><![CDATA[Ichsan
BANDUNG, TRIBUN - Ketua Harian Persib, Edi Siswadi mengajukan surat permohonan izin ke Polda Jabar untuk menggelar pertandingan Persib vs PSIS dan Persib vs Pelita Jaya, 22 dan 27 September. Dalam surat itu tertulis laga digelar di Stadion Siliwangi dengan dihadiri oleh penonton.
&#8220;Tadi saya sudah meneken dan melayangkan surat permohonan izin menggelar pertandingan Persib ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ichsan</p>
<p style="text-align: justify;">BANDUNG, TRIBUN - Ketua Harian Persib, Edi Siswadi mengajukan surat permohonan izin ke Polda Jabar untuk menggelar pertandingan Persib vs PSIS dan Persib vs Pelita Jaya, 22 dan 27 September. Dalam surat itu tertulis laga digelar di Stadion Siliwangi dengan dihadiri oleh penonton.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tadi saya sudah meneken dan melayangkan surat permohonan izin menggelar pertandingan Persib ke Polda Jabar. Kami normal saja, artinya surat izin pertandingan itu digelar di Stadion Siliwangi dan dihadiri penonton,&#8221; tutur Edi, Rabu (3/9).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Edi, pihaknya mengajukan izin dua laga itu dihadiri penonton karena melihat sudah ada kesadaran dari bobotoh untuk tidak berbuat anarkis. Ukurannya, saat laga melawan Persitara bobotoh mematuhi semua ketentuan yang digariskan aparat keamanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pihaknya menangkap antusiasme yang luar biasa dari para bobotoh untuk bisa menyaksikan kembali tim kesayangannya secara langsung. Dan antusiasme ini perlu penyaluran yang tepat.</p>
<p><span id="more-592"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Antusiasme bobotoh sangat besar, lihat aja saat uji coba kayak gini aja penontonnya banyak sekali. Saya kira antusiasme bobotoh ini harus disalurkan dengan tepat,&#8221; ujar Edi, menunjuk laga uji coba Persib melawan Persib U-21 di Stadion Persib tadi sore.</p>
<p style="text-align: justify;">Edi optimistis surat permohonan izin ini bakal direspon positif oleh Polda Jabar. Terlebih sudah ada kesepahaman di antara organisasi bobotoh untuk berlaku tertib, baik di dalam maupun di luar stadion. &#8220;Kami optimistis Polda Jabar bisa mengabulkan permohonan ini,&#8221; tandas Edi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Edi, semua pihak kini sudah siap menggelar dan mengamankan pertandingan kandang Persib itu. Dalam beberapa kali pertemuan, baik panitia pelaksana maupun bobotoh memiliki kesepahaman untuk mengamankan laga kandang Persib.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski begitu, Edi tetap berpesan kepada para bobotoh untuk berlaku terib selama menyaksikan partai kandang Persib. &#8220;Saya meminta semua pihak menjaganya. Selain tidak berbuat anarkis, saya juga meminta di lapangan jangan ada lagi teriakan maupun nyanyian berbau rasis. Tunjukan bahwa kita tuan rumah yang baik,&#8221; tandas Edi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu Sekretaris Tim Persib, Yudiana, mengungkapkan partai tandang PSMS vs Persib pada 13 September akan digelar di Semarang. Kubu Persib sendiri baru menerima surat tembusannya dari Badan Liga Indonesia (BLI) pada Rabu (3/9). (nip)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/persib-minta-izin-pertandingan-dengan-penonton/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Persib Kurang Agresif</title>
		<link>http://www.persib.net/persib-kurang-agresif/</link>
		<comments>http://www.persib.net/persib-kurang-agresif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/persib-kurang-agresif/</guid>
		<description><![CDATA[Ichsan
BANDUNG, TRIBUN - Tim Persib menaklukan juniornya tim Persib U-21 dengan skor 5-0 pada laga uji coba di Stadion Persib, Bandung, Rabu (3/9) sore. Dalam pertandingan yang disaksikan ribuan bobotoh ini, meski menang besar tapi skuad asuhan Jaya Hartono tampil kurang agresif.
Terlebih di babak kedua, Suwita Patha cs kurang memberikan tekanan kepada tim asuhan Pelatih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ichsan</p>
<p style="text-align: justify;">BANDUNG, TRIBUN - Tim Persib menaklukan juniornya tim Persib U-21 dengan skor 5-0 pada laga uji coba di Stadion Persib, Bandung, Rabu (3/9) sore. Dalam pertandingan yang disaksikan ribuan bobotoh ini, meski menang besar tapi skuad asuhan Jaya Hartono tampil kurang agresif.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlebih di babak kedua, Suwita Patha cs kurang memberikan tekanan kepada tim asuhan Pelatih Indra Tohir. Tak heran, tim Persib U-21 pun mampu mengembangkan permainan dan nyaris membobol gawang tim Maung Bandung yang dikawal Edi Kurnia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di babak kedua, tim Persib hanya berhasil menyarangkan satu gol melalui kaki Lorenzo Cabanas. Empat gol lainnya dihasilkan pada babak pertama, masing-masing dua gol oleh Irwan Wijasmara, satu gol oleh Fabio Lopes dan satu lagi melalui sundulan Rafael Alves Bastos. Pada laga ini kedua tim menurunkan formasi berbeda pada babak pertama dan babak kedua.</p>
<p><span id="more-591"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di babak pertama Jaya menurunkan Cecep Supriatna sebagai kiper. Sementara lini belakang diisi trio, Edi Hafid, Wildansyah, dan Maman Abdurahman. Lini tengah dihuni Irwan Wijasmara, Gilang Angga, Hilton Moreira, Siswanto, dan Hari Salisburi. Ada pun di depan memasang duet Fabio Lopes dan Rafael Alves Bastos.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan formasi ini, Persib tampil cukup agresif. Baik menyerang maupun bertahan cukup solid. Bahkan beberapa kali serangan dari sayap yang dibangun melalui kaki Hari Salisburi di kiri dan Irwan Wijasmara di kanan, kerap merepotkan lini belakang tim Persib U21. Formasi ini juga mampu membendung serangan tim asuhan Indra Tohir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya di babak kedua dengan formasi Edi Kurnia sebagai kiper. Lini belakang dihuni trio Waluyo, Nova Arianto, dan Nyeck Nyobe. Sedangkan lini tengah diisi Hariono, Eka Ramdani, Suwita Patha, Lorenzo Cabanas, dan Salim Alaydrus. Ada pun di depan dipercayakan pada Zaenal Arief dan Airlangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Formasi ini tampil kurang agresif baik dalam menyerang maupun bertahan. Kesempatan ini pun tak disiasiakan oleh Andri Kurniawan cs. Beberapa kali anak-anak Persib U-21 mengancam pertahanan tim seniornya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan dalam satu penyerangan, Andri Kurniawan nyaris membobol gawang Edi Kurnia, beruntung Waluyo dengan cepat berhasil mengejar bola sekaligus membuangnya ke arah samping gawang Persib. (nip)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/persib-kurang-agresif/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Dana Jangan Jadi Kendala</title>
		<link>http://www.persib.net/kesulitan-dana-jangan-jadi-kendala/</link>
		<comments>http://www.persib.net/kesulitan-dana-jangan-jadi-kendala/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=589</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG, (PR).-
Kesulitan dana yang menimpa Persib jangan mengganggu persiapan &#8220;Pangeran Biru&#8221; untuk menghadapi lanjutan putaran Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Pemain dituntut untuk memiliki kebijaksanaan walaupun diakui mantan striker Persib, Sutiono, itu bukanlah hal mudah.
&#8220;Kesulitan keuangan bukan hanya dihadapi Persib. Klub-klub lain, seperti Persik dan Sriwijaya juga Persija, PSIS, serta Persitara juga sama. Oleh karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BANDUNG, (PR).-<br />
Kesulitan dana yang menimpa Persib jangan mengganggu persiapan &#8220;Pangeran Biru&#8221; untuk menghadapi lanjutan putaran Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Pemain dituntut untuk memiliki kebijaksanaan walaupun diakui mantan striker Persib, Sutiono, itu bukanlah hal mudah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kesulitan keuangan bukan hanya dihadapi Persib. Klub-klub lain, seperti Persik dan Sriwijaya juga Persija, PSIS, serta Persitara juga sama. Oleh karena itu, perlu kelapangan hati semua pihak untuk menerima kondisi ini,&#8221; ujar Sutiono dihubungi &#8220;PR&#8221;, Sabtu (23/8) malam.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan pengalamannya sebagai pemain, Sutiono mengakui jika permasalahan tersebut sedikit banyak akan berpengaruh pada kinerja di lapangan. Apalagi, bagi pemain yang Muslim, pengeluaran segera akan membengkak menjelang Ramadan dan Idulfitri.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kalau dulu, pemain terbiasa dengan kesulitan dana, tetapi sekarang kan kondisinya beda. Perlu ada pendekatan dari pengurus untuk merangkul pemain. Intinya harus tumbuh kesadaran bersama agar kesulitan dana ini tidak berimbas pada merosotnya prestasi Persib musim ini,&#8221; kata Sutiono.</p>
<p><span id="more-589"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, Persib masih berada di peringkat ke-9, dengan mengemas 13 gol dan kemasukan 10 dari enam pertandingan. Setelah menjalani satu bulan libur, Persib akan menjalani laga tandang, berhadapan dengan Sriwijaya FC (14 September) dan PSMS Medan (20 September). Dengan kondisi ini, berulang kali pelatih Jaya Hartono mengungkapkan jika posisi Persib tidak aman.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah dua kali harus menjalani laga kandang tanpa penonton dan belum memiliki jaminan bisa tampil di Stadion Siliwangi dengan disaksikan bobotoh, kesulitan dana yang melilit Persib semakin menambah panjang persoalan yang bisa berpengaruh terhadap performa tim. &#8220;Mudah-mudahan, pengaruhnya bisa dikurangi sehingga Persib bisa kembali memetik kemenangan pada laga tandang maupun kandang, dengan atau tanpa penonton,&#8221; kata Sutiono.</p>
<p><strong>Kurang komunikasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Komunikasi dan saling pengertian antarpemain di semua lini dinilai Sutiono masih kurang untuk menopang kebutuhan Persib dalam mengarungi LSI. Ia mengaku kerap menemukan kurangnya koordinasi antarpemain, khususnya di lini belakang. Tidak jarang, ketika satu pemain belakang maju, pemain lain yang bertugas di lini pertahanan terlambat menutup ruang kosong. Akibatnya, lini pertahanan rapuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Masuknya pemain baru, Fabio Lopes Alcantara, dinilai Sutiono akan sedikit berpengaruh terhadap tim. Pemain harus melakukan adaptasi baru, yang dinilainya sampai sekarang belum berjalan baik. Adaptasi paling sulit akan terjadi di lini depan karena di sana sedikitnya lima pemain bersaing untuk memperebutkan posisi pemain inti. Kondisi Hilton Moreira lebih diuntungkan karena ia bisa juga ditempatkan sebagai gelandang serang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang masih ada waktu kurang dari satu bulan untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Waktu yang tersisa ini bisa dimanfaatkan pelatih untuk mengasah komunikasi dan kerja sama antarpemain, selain mempertajam lini depan Persib dan meningkatkan kedisiplinan lini belakang,&#8221; ujar Sutiono.</p>
<p style="text-align: justify;">Persib akan kembali berlatih mulai, Senin (25/8), dan kembali libur tiga hari sebelum memasuki Ramadan. Pemain akan kembali berlatih pada hari ketiga Ramadan, namun dengan porsi latihan yang lebih ringan karena sebagian besar pemain menjalankan ibadah puasa. (A-150)***<br />
Penulis:</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/kesulitan-dana-jangan-jadi-kendala/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jaya Agendakan Latihan Malam</title>
		<link>http://www.persib.net/jaya-agendakan-latihan-malam/</link>
		<comments>http://www.persib.net/jaya-agendakan-latihan-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:21:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Deni Ahmad Fajar
BANDUNG, TRIBUN-Pelatih Persib Jaya Hartono mengagendakan program berlatih malam hari selama bulan Ramadan. Agenda berlatih malam hari, kata Jaya, karena tidak mungkin memporsir Suwita Patha dkk untuk berlatih siang pada bulan puasa. Namun Jaya memastikan, Persib tetap akan berlatih maksimal selama bulan Ramadan.
Ketua Panpel Persib Iwan Kartiwan membenarkan soal kemungkinan Badan Liga Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Deni Ahmad Fajar</p>
<p style="text-align: justify;">BANDUNG, TRIBUN-Pelatih Persib Jaya Hartono mengagendakan program berlatih malam hari selama bulan Ramadan. Agenda berlatih malam hari, kata Jaya, karena tidak mungkin memporsir Suwita Patha dkk untuk berlatih siang pada bulan puasa. Namun Jaya memastikan, Persib tetap akan berlatih maksimal selama bulan Ramadan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Panpel Persib Iwan Kartiwan membenarkan soal kemungkinan Badan Liga Indonesia (BLI) memberlakukan jadwal main malam hari.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Latihan malam menjadi semacam media adaptasi untuk pemain. Pasalnya biasanya kita (Persib, Red) main malam hari,&#8221; ujar psikolog tim Persib Hedi Wahyudi, Minggu (24/8).</p>
<p style="text-align: justify;">Hedi menyebutkan secara psikologis tidak ada pengaruh besar antara berlatih malam hari dibanding dengan berlatih siang hari. Ditegaskan Hedi, pemain Persib yang semuanya profesional, tentu akan bisa mengikuti latihan malam dengan serius.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pengaruh psikologis bisa dikatakan tidak ada. Perpindahan waktu berlatih itu, lebih dirasakan secara fisik. Tapi saya kita semua pemain bisa menjalaninya dengan maksimal,&#8221; kata Hedi optimistis.</p>
<p style="text-align: justify;">Hedi juga mengungkapkan, Persib tidak akan selamanya menjalani latihan pada malam hari selama bulan Ramadan. Hedi mengatakan, Persib tetap akan menjalani latihan pada sore hari.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Apalagi selama bulan Ramadan kita hanya menjalani beberapa pertandingan pada malam hari. Jadi tidak ada masalah,&#8221; ujar Hedi sambil menginformasikan, Senin (25/8) sore ini, Persib akan berlatih sore hari di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani.</p>
<p style="text-align: justify;">Tekad Jaya untuk terus menerapkan program latihan maksimal selama bulan puasa, dinilai sebagai langkah profesional dari seorang pelatih. Dukungan kepada tim Maung Bandung untuk tetap berlatih selama bulan puasa dilontarkan Bambang Sukowiyono.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selama kompetisi berjalan, latihan tetap harus menjadi agenda semua tim termasuk Persib. Walaupun memang, selama bulan puasa, kuantitas berlatihnya harus disesuaikan dengan kondisi fisik pemain,&#8221; ucap Sukowiyono yang mantan asisten pelatih Persib ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentang latihan program latihan Persib selama bulan Ramadan, Jaya mengatakan dalam sepekan pihaknya agan memberlakukan program tiga kali latihan malam hari dalam sepekan. &#8220;Tiga hari lainnya, tetap berlatih pada sore hari,&#8221; jelas Jaya pada kesempatan terpisah.(daf)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/jaya-agendakan-latihan-malam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Persib Harus Lebih Bisa Main Kolektif</title>
		<link>http://www.persib.net/persib-harus-lebih-bisa-main-kolektif/</link>
		<comments>http://www.persib.net/persib-harus-lebih-bisa-main-kolektif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 20:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hevi.fauzan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Local News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.persib.net/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[deni ahmad fajar
BANDUNG, TRIBUN - Persib harus bisa memperbaiki posisi di klasemen bila ingin tetap memancang target juara Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini. Untuk itu Persib harus bisa mencatat kemenangan di beberapa pertandingan mendatang, termasuk menghadapi Sriwijaya FC yang akan dihadapi tim Maung Bandung pada bulan puasa mendatang.
Seperti dicatat Bambang Sukowiyono, posisi Persib yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>deni ahmad fajar</p>
<p style="text-align: justify;">BANDUNG, TRIBUN - Persib harus bisa memperbaiki posisi di klasemen bila ingin tetap memancang target juara Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini. Untuk itu Persib harus bisa mencatat kemenangan di beberapa pertandingan mendatang, termasuk menghadapi Sriwijaya FC yang akan dihadapi tim Maung Bandung pada bulan puasa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti dicatat Bambang Sukowiyono, posisi Persib yang masih tertahan di papan tengah klasemen sementara, menjadi tantangan besar bagi tim Maung Bandung.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Walaupun perbedaan poinnya tipis dengan tim di atasnya, posisi Persib sekarang masih rawan,&#8221; ujar Sukowiyono kepada Tribun, Sabtu (23/8).</p>
<p style="text-align: justify;">Ditemui pada sela acara turnamen Beringin Cup di Stadion Persib, siang kemarin, Sukowiyono menambahkan, untuk bisa mencatat hasil maksimal pada pertandingan-pertandingan mendatang, Persib harus bisa menjaga keutuhan tim. Masalah intern Persib, kata Sukowiyono, justru harus menjadi pemicu semangat untuk mencatat prestasi lebih bagus.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Masalah intern tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak berprestasi. Buktinya Persib dulu bisa berprestasi walaupun dengan kondisi tim yang jauh di bawah tim Persib sekarang,&#8221; jelas mantan kapten dan asisten pelatih Persib ini.</p>
<p><span id="more-587"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sukowiyono menilai, dengan modal pemain-pemain yang ada, Persib tidak pantas tercecer di papan tengah klasemen. Berbekal pemain yang rata-rata punya kualitas bagus, menurut Sukowiyono, Persib seharusnya berada di papan atas kalau tidak menguasai puncak klasemen.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun seperti dikatakan Sukowiyono, tim yang dihuni pemain bintang seperti Persib, melahirkan tugas berat bagi tim pelatih. Menangani tim seperti Persib di Liga Super, kata Sukowiyono, peran pelatih sangat menentukan untuk melahirkan tim yang tangguh secara kolektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada beberapa pertandingan terakhir, di mata Sukowiyono, Persib bermain masih mengandalkan permainan individu pemain-pemainnya. &#8220;Persib harus kuat sebagai tim, artinya permainan kolektif harus jadi andalan. Dengan mengandalkan permainan kolektif yang bagus, saya kira Persib bisa memperbaiki posisi di klasemen,&#8221; ucap Sukowiyono yang juga menilai Persib kehilangan karakter permainan yang selama ini jadi ciri dan andalan Persib.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Itulah karena tidak mengandalkan permainan kolektif, menurut saya Persib telah kehilangan karakter permainannya,&#8221; ujar Sukowiyono yang sekarang aktif di Pengda PSSI Jabar.(daf)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.persib.net/persib-harus-lebih-bisa-main-kolektif/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
