142 views

Jul 23 2008

Heran, Hariono Kena Sanksi

BANDUNG, (PR).-
Kubu Persib terkejut dan tidak percaya bahwa gelandang Hariono mendapat sanksi cukup berat berupa denda Rp 50 juta dan tidak boleh tampil dalam tiga pertandingan. Padahal, penampilan dia dinilai wajar-wajar saja dan tidak terlibat perselisihan dengan pemain Persija.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak dulu karena belum terima suratnya. Tetapi, jika memang benar, PSSI juga memerhatikan tindakan-tindakan yang dilakukan Persija. Persija juga pasti melakukan pelanggaran,” ujar manajer Persib, H. Jaja Soetardja, ketika dihubungi semalam.

Wakil Manajer Persib, H. Umuh Muchtar berharap PSSI mampu berbuat adil dalam menjatuhkan hukuman. Tidak hanya kepada pemain, tetapi juga kepada wasit. “Apa yang terjadi di Bandung kemarin dipicu oleh wasit. Kenapa wasit sulit untuk diadili,” tuturnya.

Dalam kasus Hariono, rekaman siaran televisi yang diputar ulang oleh PSSI seolah menjadi bumerang bagi Persib.

Pelatih Jaya Hartono menyatakan keheranannya dengan hukuman kepada Hariono. Ia tidak terlibat keributan seperti halnya yang terjadi antara pemain Persipura Alberto “Beto” Goncalves dan Isnan Ali dari Sriwijaya FC. “Kenapa ada hukuman buat Hariono?” ujar Jaya.

Jika dasar acuan rekaman siaran televisi, kata Jaya, bagaimana pada pertandingan yang tidak ada siaran langsung dan ada kejadian kekerasan, tetapi luput dari perangkat pertandingan. Hal itu tentu merugikan pemain yang menjadi korban, karena bisa dinilai tidak ada bukti.

“Kalau begitu, seharusnya siaran langsung tidak hanya banyak di Pulau Jawa. Tetapi, semua domisili klub saat menjadi tuan rumah memiliki kesempatan yang sama,” ujarnya.

Hariono yang dihubungi “PR” semalam mengaku belum bisa berkomentar banyak karena hingga saat ini dirinya belum mendapatkan kabar resmi, baik dari Komdis maupun pengurus. Namun, ia tidak menampik jika dirinya merasa kaget dengan keputusan tersebut.

“Lihat saja cuplikannya. Saya belum bisa komentar. Saya pun belum tahu bagaimana langkah ke depannya, apakah mau melakukan banding atau menerima keputusan itu. Saya harus membicarakannya dulu dengan pengurus,” ujar Hariono.

Sementara itu, menyikapi sanksi yang dijatuhkan Komdis bagi bobotoh, Ketua Viking Herru Djoko memandangnya sebagai putusan yang bijaksana. Pasalnya, keputusan itu bersifat mendidik dan tidak mematikan bobotoh. Berbeda jika putusannya larangan menonton pertandingan Persib.

“Saya secara pribadi setuju. Ini hukuman bagus. Keputusan ini patut disyukuri. Bobotoh tetap bisa mendukung Persib, walaupun tidak boleh menggunakan atribut Persib. Ini bukan masalah, yang penting masih bisa memberikan dukungan di stadion,” ujarnya.

Dia menilai, hukuman itu justru bisa mendidik agar bobotoh lebih dewasa. Dia pun mengakui, jika beberapa nyanyian dan yel-yel yang kerap diperdengarkan di stadion tidak baik untuk iklim persepakbolaan tanah air karena bisa memicu provokasi.

Ketua Panpel Iwan Kartiwan saat dihubungi “PR” mengatakan belum mengetahui keputusan Komdis PSSI itu. “Saya belum bisa komentar banyak sebelum mendapat keputusan yang resmi,” katanya. (A-65/A-150/CA-170)***

Published by hevi.fauzan at 2:14 under Local News

Related Post

One Response for “Heran, Hariono Kena Sanksi”

  1. RameTuxon 24 Jul 2008 at 1:32

    Komentar ah.. :D
    Tapi kemaren tampak permainan si om Hariono rada aneh sih, kyk emosian gituh, saya ga seneng liat dia maen kemaren, apalagi gantiin om suwita pata. Uda gitu maennya ga spesial-spesial amat :P
    Semoga jadi motivasi bagi om Hariono sendiri ke depannya jika membaca..
    Hidup Persib.. Hidup Bobotoh..

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :