Jul 19 2008
Hilton: Real Big Match yang Seperti Derbi
BANDUNG, TRIBUN - Gelandang serang Persib Hilton Moreira sudah tak sabar ingin mempersembahkan kemenangan dalam laga lawan Persija di Stadion Siliwangi, Minggu (20/7). Dia merasa partai ini memiliki gengsi tersendiri.
Antusiasme bobotoh yang tinggi dan sangat berharap Persib dapat melibas Persija memberikan motivasi tersendiri baginya dan para pemain Persib lainnya untuk tampil maksimal dan tak mengecewakan.
Hilton juga mengibaratkan aroma dendam dan panasnya laga melawan Persija ini sebagai real big match di partai derbi. “Gol dan kemenangan di pertandingan kemarin itu sudah lewat. Sekarang harus menang lagi,” kata Hilton kepada Tribun, Jumat (18/7).
Hilton menegaskan, Persija, yang dihuni pemain berkualitas, tidak sedikit pun membuat dirinya gentar. Ia mengungkapkan perlunya keyakinan dan rasa percaya diri di setiap pertandingan. “Saya anggap tim apa pun yang jadi lawan, termasuk Persija, adalah tim yang lebih lemah dibanding Persib. Jadi, nanti saya bisa lebih maksimal untuk memenangi pertandingan,” katanya.
Tentang fanatisme hingga ada perseteruan antara pendukung Persib dan pendukung Persija, pelatih Persib Jaya Hartono punya catatan tersendiri. Ia menilai wajar dengan sikap bobotoh yang fanatik terhadap tim Persib, tapi ia berharap sikap fanatik ini pun dibarengi dengan sikap dewasa.
“Fanatisme menurut saya memang harus ada di dalam sepakbola. Cuma kalau misalnya ketika ada dendam antara suporter, ya harus lebih bersikap dewasa. Karena tujuan utamanya kita di Liga Super adalah bermain sepakbola, olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas,” kata Jaya.
Fanatisme berlebihan dan aksi anarkis, kata Jaya, hanya akan merugikan tim, bisa dalam bentuk sanksi partai usiran kepada tim Persib, atau tindakan balasan dari pendukung tim lawan kepada tim Persib pada saat Persib main di kandang lawan.
“Liga Super ini baru dimulai. Kalau sampai mengganggu tim lawan, yang rugi itu nantinya tim Persib sendiri. Sekarang bagaimana kita semua bisa menghadapinya dengan cara yang makin dewasa,” katanya.
Tentang persiapan menjelang laga, Jaya menilai skuad Persib semakin siap tempur. Beberapa pemain yang pada pertandingan perdana lawan Persela lalu belum fit kini telah pulih.
Gelandang Eka Ramdani, yang pada pertandingan melawan Persela lalu belum sepenuhnya fit, dinyatakan sudah sembuh total. Begitu pula dengan striker Persib Rafael Alves Bastos yang cedera di bagian lengan kirinya.
“Eka sudah siap main. Kita sudah pantau terus dalam beberapa hari ini. Bastos sembilan puluh persen siap dimainkan. Hampir semua pemain sudah bisa dimainkan,” kata dokter tim Persib, dr Ia Kurnia.
Maman Abdurrahman, yang sempat cedera ringan, juga sudah siap tempur. Latihan Persib kemarin diisi gim menggunakan lapangan penuh di Stadion Persib.
Berbeda dengan biasanya, porsi latihan yang diberikan oleh Jaya Hartono kemarin lebih singkat. Setelah mengasah beberapa skema pola serangan, pola pertahanan, dan akurasi tendangan, para pemain kemudian diistirahatkan.
Setelah itu, para pemain, tim pelatih, dan ofisial berangkat menggunakan bus Persib ke Stadion Siliwangi untuk menyaksikan pertandingan Persita Tangerang melawan Persik Kediri.
Related Post |
Leave a Reply







