82 views

Jul 18 2008

Jaya Diuji Melawan “Sang Guru”

BANDUNG, (PR).-

Kepiawaian pelatih Persib Jaya Hartono diuji saat melawan Persija Jakarta, Minggu (20/7) mendatang, di Stadion Siliwangi Bandung. Jaya harus menghadapi tim asuhan mantan pelatihnya yang tentunya turut berperan dalam kariernya sebagai pemain.

Nama Danurwindo sudah tidak asing lagi bagi Jaya. Danur menjadi pelatih saat Jaya berlaga di Liga Selection tahun 1985, 1986, dan 1987. Terakhir saat Jaya memperkuat PSSI di Pra-Piala Asia 1996, Danur pula yang menjadi arsiteknya.

Kini, keduanya kembali dipertemukan di lapangan hijau. Bukan lagi sebagai pelatih dan pemain, melainkan sesama pelatih. “Dia itu guru saya,” ujar Jaya saat ditemui seusai latihan malam di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis (17/7).

Jaya mengakui kepiawaian Danur. Ia belajar banyak dari pelatih Persija itu. “Dia pelatih yang pintar,” katanya. Bukan hanya soal bermain sepak bola, penguasaan beberapa bahasa asing seperti Inggris, Italia, dan Spanyol membuat Jaya angkat topi.

Danur yang baru musim ini melatih Persija, sebelumnya menjadi pelatih di Pupuk Kaltim (PKT). Meskipun ia belum pernah membawa timnya juara liga, Jaya tetap memperhitungkannya sebagai pelatih yang berkualitas.

Di tangan Danur, Persija menjadi tim yang harus diwaspadai, selain alasan historis Persib dan Persija yang sangat kental. Namun, bukan berarti Jaya melakukan persiapan khusus hingga harus ada penjagaan ekstra bagi “Macan Kemayoran”. “Tidak ada penjagaan khusus. Semua pemain harus dijaga,” ujarnya.

Jaya belum bisa memastikan siapa yang akan diturunkan menghadapi Bambang Pamungkas dkk. “Saya baru bisa memutuskan setelah pada Sabtu pagi setelah melihat kondisi anak-anak,” katanya.

Jika dilihat dari latihan semalam, kondisi skuad Persib saat ini dalam keadaan prima. Bahkan menurut Jaya, mental pemain juga menunjukkan kondisi yang stabil. “Tinggal mempertahankan kondisi ini hingga menjelang pertandingan,” ucapnya.

Selain berlatih fisik, latihan semalam juga melatih taktik dan strategi. Utamanya untuk menajamkan lini depan yang dalam pertandingan terakhir belum berhasil mencetak gol.

Dalam latihan semalam, Chandra Yusuf masih belum bisa bergabung kembali seusai cedera tangan yang dialaminya. Ia akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya agar bisa beristirahat. “Dia sendiri yang ingin pulang, supaya bisa beristirahat di rumah,” ujar Jaya.

Besok seusai latihan sore, “Pangeran Biru” akan menyaksikan pertandingan antara Persita Tangerang melawan Persik Kediri di Stadion Siliwangi Bandung.

Di sela-sela latihan, perwakilan bobotoh Persib yang tergabung dalam Viking memberikan sebuah tumpeng kepada Jaya Hartono sebagai peringatan ulang tahun Viking yang ke-15. Pada siang harinya, Viking melakukan ritus perayaan ulang tahunnya yaitu mencuci patung pemain sepak bola di Jln. Tamblong Bandung. Mereka juga melakukan konvoi untuk memeriahkan ulang tahunnya.

Published by hevi.fauzan at 9:46 under Local News

Related Post

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :