Aug 13 2008
Jaya Waspadai Kebangkitan Persitara
Keberhasilan Persitara Jakarta Utara meraih poin pertamanya ketika bermain imbang 2-2 dengan Persik Kediri, Minggu (10/8), membuat pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono memasang kewaspadaan. Salah satu hal yang diwaspadai mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu adalah kebangkitan tim berjuluk “Laskar Si Pitung” ini.
“Menurut saya, keberhasilan Persitara meraih angka ketika menahan Persik patut diwaspadai. Setelah mengalami serangkaian kekalahan, itu hasil positif buat Persitara. Karena itu, saya sangat mewaspadai kebangkitan Persitara,” kata Jaya, usai memandu sesi latihan sore anak asuhnya di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (12/8).
Seperti diketahui, jika tidak ada aral melintang, Persib akan menjamu Persitara dalam sebuah pertandingan tanpa penonton di Stadion Siliwangi, Sabtu (16/8) pukul 15.30 WIB. BLI sudah memutuskan, pertandingan Persib dan Persitara ini tidak mengalami perubahan jadwal.
Karena itu, di tengah ketidakpastian jadwal dan tempat pertandingan kandang yang ketiga bagi Persib ini, Jaya terus mempersiapkan anak asuhnya dengan serius. Kemarin misalnya, pada sesi latihan pagi, Jaya memberikan porsi latihan yang cukup berat untuk Suwita Pata dan kawan-kawan.
“Ketika opsi bertanding tanpa penonton di Stadion Siliwangi belum muncul, persiapan menghadapi Persitara sesuai dengan jadwal, tetap saya lakukan. Sekarang, setelah ada sinyal bisa bertanding, persiapan kita jelas lebih fokus,” katanya.
Soal munculnya opsi bisa bertanding di Stadion Siliwangi, meski tanpa disaksikan penonton, Jaya menyambutnya dengan baik. “Kita lebih senang dengan adanya opsi itu. Meski tanpa penonton, yang penting buat kita pertandingan bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Di mata Jaya, meski kondisinya sama –tidak bisa disaksikan penonton– namun bisa bertanding di Bandung merupakan sebuah keuntungan secara tim. “Ketika kita main di Solo (lawan Persik, red), itu ‘kan tanpa penonton juga. Jadi sama saja dengan sekarang (lawan Persitara, red). Tapi sekarang, tidak akan menghadapi kendala kelelahan dan pembiayaan,” katanya.
Lebih baik
Sambutan positif atas munculnya opsi bertanding tanpa penonton di Stadion Siliwangi itu juga datang dari Manajer Persib, H. Jaja Soetardja. Ia mengatakan, sebenarnya secara tim Persib siap main di mana pun, hanya saja bisa bertanding di Stadion Siliwangi memiliki keuntungan lain.
“Kalau main di luar Bandung, selain capek fisik dan mental, dari sisi pembiayaan pun akan membengkak. Tapi sekarang, kalau kita bisa main di Stadion Siliwangi, setidaknya kita bisa sedikit ngirit dari sisi pembiayaan,” kata Jaja di sela-sela menyaksikan sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa.
Random Posts |
Leave a Reply







