May 14 2008
Nasib Jairon Ditentukan Rabu Ini
Setelah Melihat Uji Coba Kedua Melawan POPP
BANDUNG, (PR).-
Nasib striker asing Persib asal Brasil, Jairon Feliciano Damasio, akan ditentukan Rabu (14/5) ini pada uji coba kedua “Pangeran Biru” melawan klub POPP (Persatuan Olah Raga Putra Panjalu) di Stadion Siliwangi Bandung.
Pelatih Persib Jaya Hartono menuturkan, keistimewaan Jairon sebagai seorang striker murni hingga saat ini belum terlihat, namun perkembangan yang ditunjukkan pemain asal Brasil berusia 27 tahun itu cukup menggembirakan.
Dalam beberapa sesi latihan seusai uji coba pertama Persib melawan Saint Prima, Jumat (9/5) lalu, koordinasi dan komunikasi Jairon dengan pemain lain di lapangan sudah mulai terlihat.
“Memang masih ada beberapa kesalahan mendasar, namun dia terlihat mulai disiplin melakukan serangan. Usahanya untuk bisa membuat gol pun sangat tinggi,” tutur Jaya seusai sesi latihan pagi di Lapangan Siliwangi Bandung, kemarin (13/5).
Menurut Jaya, tidak masalah jika mobilitas Jairon mencuri bola lawan belum tinggi, yang penting tugasnya sebagai striker yakni membuat gol, bisa tercapai. “Belum terlihat memang naluri pencetak golnya, sehingga dia masih sering kehilangan bola. Namun, jika melihat pergerakan dan fisiknya, saya rasa dia sudah cukup bagus memainkan perannya di lini depan,” tuturnya.
Jika dalam uji coba kedua nanti ternyata Jairon belum memenuhi kriteria sebagai seorang striker yang dibutuhkan Persib, mau tidak mau kemungkinan posisinya dalam tim Persib akan terancam. Saat ini, manajemen sudah mempersiapkan diri untuk kembali melakukan pencarian pemain untuk posisi striker.
Edi Hafid
Menghadapi POPP, Persib tidak melakukan persiapan yang berlebihan. Dari dua sesi latihan terakhir, terlihat pelatih Jaya memberikan simulasi game yang difokuskan pada komunikasi antarlini, terutama lini tengah, yang pada uji coba pertama lalu masih dinilai sangat lemah.
“Tidak ada persiapan khusus, hanya latihan seperti biasa. Paling yang berbeda hanya tidak ada Maman (Maman Abdurahman-red.) yang akan mengisi posisi stopper. Tapi, tidak ada Maman pun tidak masalah, kami masih punya dua pemain lain yang bisa mengisi kekosongan tersebut. Masih ada Edi Hafid dan Wildansyah. Tetapi yang kemungkinan besar akan menggantikan posisi Maman sepertinya Edi,” tutur Jaya.
Pada latihan kemarin, Jaya mulai mencoba formasi yang akan diturunkan pada uji coba kedua nanti, termasuk formasi back four (empat pemain belakang) baru, yaitu Edi Hafid, Nyeck Nyobe George Clement, Harri Salisburi, dan Waluyo.
Pada pertandingan besok, menurut Jaya, tidak banyak perubahan yang akan dilakukannya. Sama seperti melawan Saint Prima, Gilang Angga kembali akan ditempatkan sebagai gelandang bertahan. Sementara di lini tengah, Lorenzo Cabanas akan ditopang Atep (kanan) dan Salim Alaydrus (kiri). Untuk lini depan, duet Brasil, Hilton Moreira dan Jairon tetap akan diturunkan.
Ditambahkan Jaya, yang dia inginkan pada pertandingan nanti ialah adanya perbaikan pada lini tengah, karena setelah ditinggal Hariono dan Suwita Pata, Jaya masih kesulitan menemukan penggantinya. “Komunikasi di lapangan harus lebih dibangun, pemain jangan hanya diam saja seperti uji coba pertama,” tuturnya.
Sementara itu, pertandingan uji coba hari ini merupakan bonus bagi POPP seusai menjuarai Persib Intern. POPP sendiri tidak menargetkan kemenangan, namun sebisa mungkin berupaya keras agar Persib tidak sampai membobol gawang mereka.
Pelatih POPP, Ling Ling Wargadinata mengatakan, dirinya tidak memiliki strategi khusus untuk diberikan kepada pemain. “Saya hanya menginstruksikan anak-anak untuk bermain lepas tanpa tekanan, walaupun harus melawan tim sebesar Persib,” katanya.
Setelah uji coba kedua nanti, rencananya Persib kembali akan menggelar tes fisik intern tahap kedua dalam dua minggu ini, sebelum laga persahabatan melawan Sriwijaya FC, 3 Juni mendatang. Tes fisik ini kembali dilakukan karena pada tes fisik pertama, pelatih fisik Persib Entang Hermanu belum bisa melihat baik atau buruknya kondisi setiap pemain. Tes tersebut dilakukan hanya untuk mencari data awal. Pada tes fisik tahap kedua ini, porsi akan ditingkatkan dengan penambahan beberapa komponen tes. (A-161/CA-184)***
Random Posts |
Leave a Reply







