205 views

May 31 2008

Panggung Baru Maung Bandung

Oleh : Deni Ahmad Fajar

SEBELAS gol dilesakkan Zaenal Arief dkk ketika Persib beruji coba melawan 007 FC, Rabu (28/5). Kemenangan besar atas tim Divisi III nasional tersebut menjadi kemenangan perdana yang dituai Persib di lapangan baru Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung.

Pesta gol yang dilakukan pasukan Jaya Hartono di gawang 007 FC menjadi tontonan menghibur bagi ribuan boboh yang hadir langsung di stadion yang sebelumnya tempat menggelar kompetisi intern Persib.

Unggul teknik dibanding lawannya jelas menjadi alasan utama kenapa Persib bisa menciptakan gol hampir selusin jumlahnya. Tapi yang tidak bisa dilupakan adalah mulusnya lapangan Stadion Persib. Bermain di lapangan yang hijau mulus, anak-anak Persib seperti menemukan panggung untuk berimprovisasi memeragakan keunggulan teknik untuk merontokkan lawannya.

Selain aksi individu, tampil di lapangan Stadion Persib, permainan kolektif Persib pun jadi tampak enak ditonton. Bagaimana bola sodoran Cabanas atau Maman Abdurahman, misalnya, meluncur mulus sebelum dikemas jadi gol oleh Arief, Hilton Moreira, dan Airlangga.

Pemain muda seperti Chandra Yusuf pun tampak nyaman ketika melakukan tekling kepada lawan yang mendekati daerah pertahanan Persib. Edi Kurnia juga terlihat mendarat mulus ketika menjatuhkan badannya untuk mengambil bola dari kaki lawan yang mengancam gawangnya.

Semua aksi pemain-pemain Persib di lapangan Stadion Persib tersebut tidak pernah luput dari aplaus bobotoh. Bobotoh, yang meluber hingga ke pinggir lapangan, tak henti bertepuk tangan atau memuji permainan Persib di lapangan mulus yang memang sengaja dibangun untuk tim Maung Bandung.

Mulusnya lapangan ternyata tidak hanya memanjakan pemain-pemain Persib. Bobotoh pun seperti menemukan mainan baru. Bayangkan, sebagian dari mereka ada yang menonton pertandingan sambil lesehan, berselonjor, dan bahkan rebahan. Mereka sepertinya ingin ikut merasakan bagaimana mulusnya lapangan Stadion Persib.

Satu hal yang patut diingat, dengan segala fasilitas yang ada, Persib harus bisa merebut prestasi tertinggi di Liga Super. Yang terakhir ini adalah pesan Ketua Umum Persib H Dada Rosada ketika meresmikan mes dan lapangan Persib.(daf)

Mirip Stadion Birmingham
LAPANGAN Persib di Jalan Ahmad Yani memang mulus dan terbukti memberikan pengaruh kepada permainan pasukan Maung Bandung. Namun tidak ada gading yang tak retak, kata pepatah. Belum tersedianya pagar pembatas penonton dengan lapangan membuat bobotoh bisa tumpah hingga pinggir lapangan.

Bobotoh misalnya bisa dengan mudah hilir-mudik di pinggir lapangan ketika pertandingan sedang digelar. Ketika waktu rehat, bobotoh juga bisa mudah merubung pemain-pemain Persib. Ini jelas jadi catatan yang jadi pekerjaan pengelola stadion.

Tapi kondisi seperti itu, di mata Heru Joko sang Ketua Viking, Stadion Persib tidak beda dengan stadion-stadion milik klub Inggris. “Bagi saya stadion ini seperti stadion milik Birmingham. Kecil tapi nyaman dan yang penting membuat permainan enak ditonton,” komentar Heru.

Tapi Heru tidak menyebut stadion di Inggris milik klub besar seperti Arsenal, Liverpool, dan Manchester United. Bayangkan, bagaimana nyamannya bila menonton pertandingan di stadion semegah Old Trafford. Pada titik ini kita jadi teringat rencana pembangunan stadion di Gedebage, ya?(daf)

Tidak Lagi di Pinggir Lapangan
SEUSAI bertanding, biasanya pelatih atau pemain diburu wartawan langsung di pinggir lapangan atau paling banter di ruang ganti pemain. Tapi peristiwa seperti itu tidak terjadi di Stadion Persib.

Seperti ketika tuntas menjalani pertandingan uji coba melawan 007 FC, pemain langsung masuk mes yang lokasinya memang “menempel” dengan lapangan. Pada saat seperti ini, bobotoh hanya bisa berteriak dan menyebut-nyebut nama pemain. Pemain seperti Hilton Moreira menjawabi bobotoh dengan melambaikan tangan sambil berlalu.

Pelatih dan manajer tim langsung menuju ruang rapat yang memang sudah tersedia. Di ruang ber-AC tersebut, Jaya Hartono, H Jaja Soetardja, dan H Edi Siswadi menggelar jumpa pers.

Tidak ada bobotoh yang nyerobot masuk dan ikut melontarkan tanya atau sekadar berfoto ria. Selain bobotoh yang masih bebas menyerbu ke lapangan sehabis pertandingan, yang lain pantas diacungi jempol.(daf)

Sumber : Tribun Jabar

Published by hevi.fauzan at 6:01 under Local News

Related Post

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :