49 views

Jul 21 2008

Panpel Mungkin Kena Sanksi

BANDUNG, (PR).-
Anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Limbong belum bisa memastikan hukuman apa yang dijatuhkan kepada panpel Persib. “Kita masih akan lihat dulu. Hukuman itu pasti ada, tapi apa bentuknya kita akan lihat dulu,” katanya seusai pertandingan Persib melawan Persija di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (20/7).

Menurut dia, hukuman yang akan dijatuhkan bisa berupa pertandingan tanpa penonton, pertandingan usiran, atau berupa denda.

Menanggapi itu, Ketua Harian Persib Edi Siswadi berharap komdis bisa bersikap adil dengan meninjau permasalahan lebih jauh dan tidak membebankan kesalahan sepenuhnya kepada Persib.

“Pada dasarnya kami siap menerima sanksi apa pun. Akan tetapi, komdis juga harus mempertimbangkan lebih jauh. Di awal-awal pertandingan semua berjalan lancar. Walaupun pintu sempat jebol, tidak ada pelemparan ke lapangan,” ujarnya.

Namun, menurut Edi, setelah melihat kepemimpinan wasit yang memiliki persepsi lain dengan penonton, pelemparan pun dimulai. Oleh karena itu, ia meminta, ini menjadi pembelajaran juga bagi PSSI, agar dalam pertandingan besar seperti Persib-Persija, mendelegasikan wasit yang dinilai adil oleh semua pihak.

Ketua Umum Viking Herru Joko menilai, kekecewaan mendalam yang dirasakan bobotoh merupakan hal wajar. Pasalnya, menurut dia, harapan bobotoh melambung tinggi dan bukan hal mudah bagi bobotoh untuk mendapat tiket pertandingan tersebut.

Pasrah

Sementara itu, panpel Persib bersikap pasrah dan siap menerima sanksi dari Komdis PSSI terkait kerusuhan di Stadion Siliwangi saat Persib menjamu Persija, Minggu (20/7) malam.

“Ini sebagai konsekuensi. Tapi semua sudah sepakat bahwa panpel telah berusaha semaksimal mungkin. Dari segi kepanpelan kami sudah menjalankannya sesuai dengan manual BLI,” tutur Ketua Panpel Iwan Kartiwan seusai pertandingan.

Iwan mengatakan, apa yang terjadi malam itu berada di luar kekuasaan panpel. “Pengadil pertandingan itu kan di luar tanggung jawab kami. Itu juga yang mungkin membuat bobotoh kecewa,” ujarnya.

Dari segi keamanan, panpel telah mengerahkan sekitar 1.500 personel. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan dengan saat Persib menjamu Persela yang hanya 600 personel. Berkaitan dengan jumlah penonton, panpel mencatat sebanyak 22.100 orang memenuhi Stadion Siliwangi, sedangkan 5.000 lainnya menyaksikan melalui layar yang disediakan di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Iwan berharap BLI menghargai semua upaya yang telah dilaksanakan panpel. Ia berharap hukuman yang dijatuhkan tidak terlalu berat. “Nanti kan masih ada pembicaraan lagi. Wasit juga nanti akan dipanggil,” ujarnya. Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi bobotoh. “Ke depan supaya bisa lebih tertib lagi,” ujarnya. (CA-170/A-150/A-65)***

Published by hevi.fauzan at 5:55 under Local News

Related Post

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :