Jul 27 2008
Pelatih Persipura untuk Persib
Deni Ahmad Fajar/Gani Kurniawan
JAYAPURA, TRIBUN - Raja Isa yang sekarang menukangi Persipura Jayapura, ternyata termasuk daftar pelatih yang ditawari menukangi Persib. Tawaran untuk menukangi tim Maung Bandung, diterima pelatih asal Malaysia tersebut di awal kompetisi Liga Super 2008. “Saya saya sempat ditawari untuk menangani Persib,” kata Raja Isa di Stadion Mandala, Sabtu (26/7).
Ditemui Tribun seusai memimpin pemain-pemainnya melakukan uji lapangan, Raja Isa menyatakan ketertarikannya untuk menjadi arsitek Persib. “Namun saya batal ke Persib karena Persipura memperpanjang kontrak saya,” ungkap Raja Isa.
Isa juga mengaku punya mimpi untuk bisa menangani tim sebesar Persib. Namun Raja Isa tidak berkomentar tentang peluang dia ke Persib tahun depan. “Sekarang saya konsentrasi untuk Persipura,” elak Raja Isa.
Satu hal yang membuat Raja Isa tertarik menjadi pelatih Persib, seperti diakuinya, adalah keberadaan bobotoh. Pendukung Persib dengan jumlah yang banyak dan memiliki fanatisme, kata Raja Isa, bisa menjadi energi tersendiri kepada pelatih dan pemain untuk mengejar prestasi tertinggi. “Persib beruntung punya pendukung seperti bobotoh yang fanatik,” ucapnya.
Disinggung soal fanatisme bobotoh yang kerap lepas kontrol sehingga merugikan Persib seperti saat terjadi kerusuhan di Stadion Siliwangi, Minggu (20/7), Raja menilai hal tersebut sebagai dinamika sepakbola. “Di luar sikap anarkisnya, saya menyukai fantisme bobotoh. Pendukung seperti bobotoh tidak saya temukan di Malaysia,” ujar Raja Isa.
Pelatih Persipura ini juga menambahkan, idealnya pendukung sepakbola seperti bobotoh, memang tidak perlu sampai melakukan tindakan anarkis seperti terjadi ketika Persib ditumbangkan Persija 2-3. Raja Isa juga optimistis, bobotoh pada satu saat akan lebih bisa bersikap dewasa. “Untuk itu jelas membutuhkan proses. Perlu waktu untuk melihat penonton sepakbola bisa bersikap dewasa,” katanya serius. (daf/gan)
Related Post |
Leave a Reply






