93 views

Jul 22 2008

Stadion Siliwangi tak “Cantik” Lagi

MENJELANG perhelatan Liga Super Indonesia (LSI) 2008, Persib telah mempercantik Stadion Siliwangi, sebagai salah satu syarat yang ditetapkan Badan Liga Indonesia (BLI). Sepuluh hari menjelang bergulirnya LSI pada 13 Juli, renovasi itu akhirnya rampung juga.

Sayangnya, kondisi itu tak bertahan lama, hanya seumur jagung. Kemarahan bobotoh saat Persib menjamu Persija Jakarta, Minggu (20/7) malam lalu, memang tidak bisa dibendung. Teriakan kekecewaan berubah menjadi lemparan botol air minum. Tak hanya berhenti sampai di situ, oknum bobotoh mulai melemparkan benda keras. Entah siapa yang memulai, bongkahan batu yang dicabut dari kursi di tribun penonton berpindah ke tengah lapangan.

Stadion Siliwangi tak terlihat cantik lagi. Dari jauh, tribun penonton tak lagi biru seperti biasanya. Bekas batu dan semen yang dicabut paksa tampak jelas di tribun utara, timur, dan selatan. Tribun samping utara dan selatan mengalami nasib serupa. Cat kursi yang masih baru sudah tidak tampak lagi. Di tribun VIP, beberapa bangku terlepas. Pagar pembatas juga mengalami kerusakan yang tidak sedikit. Demikian juga dengan papan reklame, hancur berkeping.

Ketua Tim Renovasi Stadion Siliwangi Mohamad Hermawan yang akrab disapa Wawang menyayangkan perusakan itu. Petugas dari Jasdam III Siliwangi yang melakukan pembersihan pun berhasil mengumpulkan puing-puing bebatuan hingga lima kendaraan pikap.

Dari penghitungan awal yang dilakukan olehnya, panpel pertandingan Persib setidaknya harus menyediakan anggaran Rp 70 juta untuk perbaikan Stadion Siliwangi. Jumlah yang tidak sedikit.

Ketua panpel Iwan Kartiwan menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki kerusakan tersebut. “Panpel siap bertanggung jawab,” ujarnya singkat. Menurut dia, ini merupakan bagian dari konsekuensi yang harus ditanggung panpel.

Persib sendiri baru akan menggunakan Stadion Siliwangi pada akhir Agustus nanti. Dua pertandingan mendatang akan dilakoni Persib di Jayapura dan Wamena. Pada 5 dan 11 Agustus akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat karena berdekatan dengan pelaksanaan pilkada.

Merusak mobil

Belum puas merusak stadion, oknum bobotoh melakukan perusakan di luar stadion. Beberapa mobil pelat nomor B menjadi korban.

Jarmadi contohnya. Penduduk Jln. Hegarbudi ini mengadu dan menuntut ganti rugi ke panpel Persib. Ia memberikan surat bukti laporan dari Polwiltabes Bandung kepada panpel.

Dihubungi “PR”, Jarmadi mengatakan, mobil Renault 18Ti tahun 1984 dirusak kaca spion kanan, kaca belakang, dan mobilnya penyok-penyok. Ia mengalami kejadian di dua tempat, di depan Pasar Ujungberung dan dekat Arcamanik.

“Mereka brutal. Saya dituduh Jak Mania. Saya sudah memberhentikan mobil, tapi tidak bisa menutup kaca kanan karena bodinya penyok. Saya diludahi dan kepala didegung-degungkan. Mobil saya memang pelat B. Saya hanya bisa pasrah,” ujarnya.

Bukan hanya kerugian secara materi yang harus ditanggung, kerugian nonmateri jauh lebih besar. Sekarang, panpel sedang menanti vonis yang akan dijatuhkan Komdis PSSI. Bisa jadi Persib harus bertanding tanpa penonton, atau mungkin Persib harus bertanding di partai usiran. Yang pasti, panpel harus membayar sejumlah uang sebagai denda atas kerusuhan yang terjadi.

Perusakan sebenarnya tidak perlu terjadi jika bobotoh bisa menerima hasil pertandingan. Sportivitas yang ditunjukkan pemain di lapangan tampaknya belum cukup membuat bobotoh melakukan hal yang sama. Apa pun vonis yang akan dijatuhkan untuk panpel, semoga ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi bobotoh. Bertanding tanpa suporter tentu akan memengaruhi performa Persib. Jika bobotoh memang pencinta Persib sejati, seharusnya kejadian ini tidak perlu ada. (Catur Ratna Wulandari/Irfan/”PR”)***

Published by hevi.fauzan at 0:31 under Local News

Related Post

One Response for “Stadion Siliwangi tak “Cantik” Lagi”

  1. ekaon 24 Jul 2008 at 14:51

    Kanggo panpel yeuh, upami OKNUM bobotoh masih keneh anarkis, ngaruksak stadion atawa perangkat umum, taekeun weh harga tiket minimal 50rb keur tribun utara-selatan, ari tribun VIP sareng Barat mah kumaha panpel weh nu penting BIJAKSANA, mun teu di taekeun karunya ka-PERSIB-na, loba pisan mayar denda sareng mayar ganti rugi ka warga bandung anu imah atawa mobilna diruksak ku oknum bobotoh.. Lamun tiket ditaekeun hargana Bobotoh ge bakalan mikir lamun rek ngaruksak sarana stadion.. BRAVO PERSIB!!!

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :