196 views

May 16 2008

Susah Cari Sponsor Utama

Gandeng Villour untuk Perlengkapan
Oleh : Ichsan

BANDUNG, TRIBUN - Meski pelaksanaan Liga Super tinggal dua bulan lagi, sampai saat ini Persib belum mendapatkan sponsor utama. Persib kini masih melakukan negosiasi dengan sejumlah pihak yang berniat menjadi sponsor utama.

“Belum, cari sponsor utama itu susah. Kita masih melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan, mudah-mudahan bisa tercapai kesepakatan,” ungkap Ketua Harian Persib, Edi Siswadi.

Edi sendiri enggan menyebutkan secara rinci perusahaan dimaksud tapi sedikit bocoran kata Edi, perusahaan itu antara lain beberapa Perbankan dan PT Telkom.

Kendati belum mampu menggaet sponsor utama tapi pihaknya, lanjut Edi cukup bergembira karena untuk perlengkapan pemain (apparel), kini sudah tidak ada masalah lagi.

Persib telah memutuskan bekerjasama dengan perusahaan perlengkapan olah raga Villour, sebagai sponsor yang menyuplai kebutuhan perlengkapan pemain. Selain perlengkapan berupa kostum, Persib juga memperoleh dana segar dari Villour sebesar Rp 100 juta.

Sebelumnya selain Villour, perusahaan perlengkapan olah raga Diadora juga datang menawarkan diri menjadi sponsor apparel bagi Persib. Namun Persib justru menjatuhkan pilihan pada Villour.

Terkait hal ini Edi Siswadi menjelaskan, Villour dipilih karena produk asli Bandung. Menurutnya, Persib memiliki kewajiban moral untuk memajukan produk warga Bandung.

Selain itu dengan memilih Villour, maka perusahaan itu dapat berkembang sehingga membuka lapangan kerja bagi warga Bandung dan ujungnya pemerintah daerah mendapatkan pendapatan dari pajak. Edi menambahkan, pihaknya juga melakukan negosiasi dengan satu perusahaan minuman berenergi. Meski bukan sebagai sponsor utama tapi jika tercapai kesepakatan, maka dana dari perusahaan itu bisa digunakan untuk menambah kebutuhan keuangan Persib.

Menurut Edi, ke depan Persib dituntut lebih profesional. Untuk itu pihaknya berencana akan menenderkan pertandingan kandang Persib. Sebanyak 17 pertandingan kandang dijual minimal seharga Rp 1,5 miliar. “Silakan kalau ada yang berminat,” ujarnya.

Edi mengatakan, Persib tidak bisa lagi dikelola secara kekeluargaan. “Sekarang ini pendekatannya harus bisnis. Dengan menenderkan pertandingan kandang, maka Persib bisa meraih keuntungan maksimal,” tandasnya. (san)

Published by hevi.fauzan at 16:01 under Local News

Random Posts

One Response for “Susah Cari Sponsor Utama”

  1. [...] is still about choosing a local apparel supplier for the club. We have known that Persib FC has made a partnership with a local apparel company. The [...]

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

For Daily News About PERSIB BANDUNG, Enter your email :