Jul
16
2008
Pemilihan Pemain dari Hasil Perkembangan Latihan
BANDUNG, (PR).-
Pelatih Persib Jaya Hartono, tidak akan membuat perubahan besar pada komposisi pemain yang akan dipasang menghadapi Persija Jakarta, Minggu (20/7) di Stadion Siliwangi Bandung. Menurut dia, perubahan terlalu mencolok justru berisiko besar.
“Untuk sementara begitu, tetapi kita lihat perkembangannya. Kalau tiba-tiba ada yang sakit kan tidak bisa dipaksakan,” ujar Jaya, saat ditemui di mess Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (14/7).
Kendati begitu, Jaya tetap akan menilai secara objektif kesiapan pemain. Ia akan memberikan kesempatan main kepada pemain yang memperlihatkan kemajuan dalam latihan. Oleh karena itu, rotasi tetap dilakukan, namun tidak secara besar-besaran.
Continue Reading »
Jul
15
2008
Sutiono, “Striker Persib Cukup Kompak”
BANDUNG, (PR).-
Tugas mencetak gol bukan hanya milik seorang striker, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif semua pemain yang ada di dalam lapangan. Hal itu diutarakan mantan striker Persib, Sutiono, Senin (14/7), ketika dimintai pendapat soal ketajaman penyerang Persib, saat berhadapan dengan Persela.
Lima gol yang dijaringkan pemain Persib, semua diciptakan pemain tengah dan belakang. Hal itu pula memunculkan penilaian striker Persib masih mandul. Gol Persib dicetak gelandang Hilton Moreira (dua gol), Eka Ramdani, Lorenzo Cabanas, dan stopper Nova Arianto.
Sutiono menjelaskan, duet Rafael Alves Bastos dan Zaenal Arif, sudah cukup kompak. Meski mereka tidak membuat gol, peran mereka sangat positif dalam membantu terciptanya gol-gol Persib. Pergerakan mereka telah membuka ruang bagi pemain lain masuk kotak penalti pertahanan Persela, sehingga menciptakan banyak peluang tercipta gol. “Mereka bisa membebaskan diri dari tekanan lawan,” katanya.
Continue Reading »
Jul
15
2008
Oleh : Tribun Jabar/Ichsan
BANDUNG, TRIBUN - Pola 4-4-2 yang dipakai Jaya Hartono dalam membesut tim Maung Bandung dinilai riskan jika diterapkan melawan tim-tim dengan kemampuan menyerang tinggi. Karena itu, sebaiknya Persib tidak terlalu membakukan pola 4-4-2.
“Untuk lawan Persela mungkin oke, tapi untuk melawan tim yang kemampuan menyerangnya bagus, saya kira ini cukup riskan,” ujar pengamat sepakbola Hilman Purakusumah, Senin (14/7).
Menurut Hilman, dengan pola 4-4-2, Jaya terkesan memaksakan Maman Abdurahman untuk bermain sebagai bek kiri. Padahal sejatinya Maman berposisi sebagai stoper. “Saya kira jika Maman ditempatkan sebagai bek kiri, kurang maksimal. Tapi kalausebagai stoper, semua orang tak meragukan kemampuan Maman,” tandas Hilman.
Continue Reading »
Jul
05
2008
Kekalahan Persib atas tim divisi utama Persikabo dalam pertandingan uji coba terakhir Rabu lalu, dinilai Yusuf Bachtiar sebagai proses pembentukan tim. “Pangeran Biru” harus siap menghadapi segala situasi, kemenangan ataupun kekalahan adalah bagian dari proses pembentukan tim agar menjadi solid.
Yusuf mengatakan, pembentukan tim bisa terjadi pada saat menjelang kompetisi dimulai ataupun pada saat kompetisi bergulir. Hasil pertandingan uji coba Persib merupakan proses yang harus dilalui untuk membentuk satu tim yang solid. “Banyak faktor yang memengaruhi. Tapi, yang penting apa pun situasinya harus dihadapi,” katanya.
Jika sebelum kompetisi dimulai kekompakan tim sudah terbentuk, memang pemain akan lebih siap menghadapi bertanding. “Idealnya memang tim sudah terbentuk sebelum kompetisi, tetapi proses itu juga masih bisa berlangsung ketika kompetisi sudah dimulai,” kata Yusuf.
Continue Reading »
Jun
30
2008
BANDUNG, (PR).-
Persib diharapkan bisa mengoptimalkan materi pemain yang dimilikinya dalam Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini. Susunan pemain yang selama ini diuji coba pelatih Jaya Hartono, sudah menunjukkan upaya Persib menghasilkan formula yang tepat menghadapi LSI. Saat ini, Persib tinggal menemukan bomber yang tepat untuk menghasilkan gol sebanyak-banyaknya.
Hal tersebut diungkapkan oleh mantan striker Persib Sutiono saat dihubungi “PR”, Minggu (29/6). “Materi pemain sudah bagus. Tinggal bagaimana kesiapan pemain saja,” kata Sutiono.
Menurut dia, setiap lini Persib sudah diisi pemain yang memiliki kemampuan bagus. Termasuk lini belakang yang sempat kedodoran di beberapa pertandingan uji coba. “Lini belakang pemainnya bagus-bagus, ada Maman Abdurrahman, Nova Arianto,” katanya.
Continue Reading »
Jun
30
2008
Oleh :Deni Ahmad Fajar
BANDUNG, TRIBUN-Banyaknya pemain bintang di tim Persib, membuat kekuatan Persib diwaspadai tim-tim lain di Liga Super 2008. Dengan modal banyak pemain bintang, Persib juga berpeluang besar untuk jadi yang terbaik di kompetisi yang sama. Kunci keberhasilan Persib tahun ini ada di tim pelatih di bawah komando Jaya Hartono.
Catatan positif kepada tim Maung Bandung ini, dilontarkan mantan pelatih Persib Deni Syamsudin. “Saya kira banyaknya pemain bintang, termasuk di posisi yang sama, justru menjadi modal besar Persib untuk berprestasi. Tinggal bagaimana pelatih menyatukan pemain-pemain bintang tersebut jadi kekuatan tim,” tutur Deni kepada Tribun, Minggu (29/6).
Deni menambahkan, dengan banyak pemain bintang yang memiliki kualitas bagus, membuat Jaya dkk punya banyak pilihan untuk menciptakan tim yang tangguh. “Saya lihat dari segi teknis, Persib tidak ada masalah. Hanya mungkin, yang bakal jadi pekerjaan rumah pelatih Persib, adalah bagaimana mengatasi masalah nonteknis,” ucap Deni.
Continue Reading »