Jul
28
2008
JAYAPURA, (PR).-
Kepemimpinan wasit Djumadi Efendi yang dinilai terlalu memihak tuan rumah, menjadi penyebab kekalahan Persib 0-1 dari Persipura di Stadion Gelora Mandala Jayapura, Minggu (27/7). Dengan hasil ini, peringkat “Pangeran Biru” di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2008 berada di posisi ke-11.
Wartawan Pikiran Rakyat, Irfan Suryadireja dan Andri Gurnita melaporkan dari Jayapura, gol semata wayang Persipura diciptakan melalui sundulan striker Ian Kabes pada menit ke-74, setelah menerima umpan dari Ricardo Salampessy.
Sebelum gol terjadi, Nyeck Nyobe tergeletak setelah terjadi benturan dengan Yutinus Pae. Nyeck tergeletak dekat wasit, di area pertahanan Persib. Wasit membiarkan Nyeck tergeletak meringis kesakitan, sedangkan pertandingan terus berlangsung.
Beberapa pemain Persib sempat mengingatkan wasit untuk menghentikan pertandingan karena Nyeck tergeletak. Tidak berselang lama, terjadi umpan silang dan gol pun tercipta oleh Ian Kabes. Kubu Persib sempat memprotes wasit, karena Nyeck masih tergeletak.
Continue Reading »
Jul
27
2008
Harus Berani Bermain Bola-bola Pendek
Eka Ramdani (Gelandang Persib)
PERSIPURA sekarang sudah mengandalkan kemampuan teknik. Para pemain Persipura memiliki talenta cukup baik. Saya melihat mereka juga sudah tidak bermain keras menjurus kasar lagi. Kolektivitas permainan Persipura perlu diwaspadai. Kekuatan Persipura terletak pada kerja sama tim. Persib juga harus berani main bola-bola pendek cepat untuk meredam kelebihan mereka. Bermain di kandang sendiri, Persipura ingin cepat membuat gol dengan menyerang. Kami yang harus lebih sabar.
Waluyo (Sayap Kanan Persib)
SAYA sudah empat kali main di sini. Permainan mereka tidak berubah, selalu main keras. Namun, tidak perlu takut. Sepanjang mereka main keras bukan untuk mencelakkan pemain, kami harus siap meladeninya. Kami tidak boleh takut duluan. Persib sendiri masih memiliki peluang untuk meraih angka. Kami sudah melupakan kekalahan saat berhadapan dengan Persija. Sekarang ini, kami konsentrasi untuk menghadapi Persipura. Kami harus kerja keras agar tidak kehilangan angka.
Continue Reading »
Jul
27
2008
Oleh ASEP SUMANTRI
MELIHAT kondisi mental pemain kedua tim, Persipura lebih baik dari Persib. Pada pertandingan terakhir, Persipura bisa meraih kemenangan dengan mengalahkan PSMS Medan 1-0, sedangkan Persib kalah 2-3. Namun, hal itu bukan menjadi jaminan Persipura bisa meraih sukses berikutnya meski main di kandang sendiri.
Persib bisa bangkit untuk mengganti kehilangan poin di kandang sendiri. Tidak perlu muluk-muluk untuk menang, hasil seri saja sudah cukup bagus. Namun, jika bisa menang, kenapa tidak? Semua masih memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan.
Persipura memang terkenal dengan karakter main keras. Para pemainnya selalu tampil ngotot. Kelebihan dari Boas Sallosa dkk. adalah kerja sama. Tidak banyak mengalami perubahan materi pemain, membuat saling pengertian antarpemain begitu kuat sehingga mereka cukup kompak.
Continue Reading »
Jul
27
2008
SALAH satu cara untuk membuyarkan konsentrasi pemain lawan dalam permainan sepak bola adalah bermain keras menjurus kasar dengan tujuan lawannya menjadi takut duluan. Jika sudah merasa takut, lawan akan bermain leluasa menguasai permainan.
Persipura memiliki ciri khas bermain keras, terkadang dibumbui main kasar. Inilah yang membuat tim tamu yang tampil di sana, pulang tanpa membawa poin. Sulit bagi tim tamu bisa meraih tiga biji kemenangan. Bisa menahan seri tuan rumah, dinilai prestasi bagus.
Namun, bagi pemain yang sudah cukup pengalaman main di Jayapura, bermain di Stadion Gelora Mandala bukan sesuatu yang angker. Nova Arianto, salah seorang pemain yang sudah tahu betul luar dalam pemain Persipura. “Mereka dari dulu mainnya begitu. Mengandalkan main keras, lalu main cepat setelah konsentrasi pemain lawan buyar,” ujar stopper Persib ini.
Oleh karena itu, main sore ini pukul 13.30 WIB, pemain Persib tong jiper (tidak boleh takut-red.). Menurut Nova, Persib tidak perlu meladeni permainan keras Persipura. Bahkan, Persib harus bisa main sesuai dengan karakter permainan sendiri. Jika bisa tampil konsisten sesuai dengan karakter, Persipura bisa frustrasi. “Tidak meladeni main keras bukan berarti takut,” ujarnya.
Continue Reading »
Jul
27
2008
Gani Kurniawan/Deni Ahmad Fajar
JAYAPURA, TRIBUN - Pertandingan melawan Persipura Jayapura memberi arti tersendiri bagi Hilton Moreira. Gelandang serang Persib ini siap mencetak gol kemenangan bagi tim Maung Bandung pada pertandingan tandang pertama di Liga Super 2008.
Persib akan dijamu Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (27/7). Hilton mengatakan, Persipura tim kuat yang selalu tampil bagus di kandangnya. Namun menurut Hilton, Persipura bukan tim yang tidak bisa ditaklukkan.
“Saya punya target pribadi pada pertandingan ini (melawan Persipura, Red). Saya ingin mencetak gol dan memberikan kemenangan bagi Persib pada pertandingan tandang pertama,” ujar Hilton kepada Tribun di Hotel Tirta Mandala Jayapura, Jumat (25/7).
Dengan mencetak gol kemenangan di kandang Persipura, Hilton berharap bisa membayar utang kepada bobotoh yang kecewa ketika dia gagal mengeksekusi penalti pada pertandingan Persib lawan Persija di Stadion Siliwangi, Minggu (20/7).
Continue Reading »
Jul
27
2008
Deni Ahmad Fajar
JAYAPURA, TRIBUN - Paguyuban Warga Jawa Barat yang ada di Papua dipastikan akan hadir di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (27/7), untuk memberikan dukungan penuh pada Persib yang akan jajal Persipura Jayapura pada tarung lanjutan Lig Super 2008.
Tekad warga Jabar di Papua untuk mendukung Suwita Patha dkk, diltegaskan Ketua Paguyuban Warga Jabar di Papua Solehudin dan Nandi. “Mudah-mudahan dukungan kami bisa membantu Persib untuk merebut kemenangan dari Persipura,” kata Solehidun dan Nandi, Sabtu (26/7).
Solehudin dan Nandi, serta beberapa anggota Paguyuban Warga Jabar di Papua lainnya, kemarin sengaka bertemu manajemen dan pemain Persib di Hotel Tirta Mandala Jayapura. Pada kesempatan ini, Solehudin dan Nandi yang berasal dari Garut sempat berdialog khusus dengan Zaenal Arief.
Continue Reading »